Wednesday, September 18, 2013

MENGENAL PENGERTIAN QUNUT

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Qunut menurut bahasa ialah rendah diri sedangkan menurut agama ialah memanjatkan do’a dalam shalat yang waktunya pada saat I’tidal dalam raka’at terakhir.

Pada shalat subuh dan separuh witir bulan Ramadlan membaca do’a ini hukumnya sunnah Ab’ad, dan ini disebut dengan Do’a Qunut (yang umum). Selain subuh dan separuh witir bulan Ramadlan juga disunnahkan membaca qunut, akan tetapi tidak termasuk sunnah Ab’ad artinya ketika ia tertinggal tidak perlu melakukan sujud sahwi, do’a ini disebut qunut Nazilah (karena musibah) yaitu do’a qunut yang mengiringi musibah atau malapetaka. do’a ini boleh dibaca pada saat shalat fardu dan juga boleh pada saat shalat sunnah, seperti dluha, tahajud dan lain sebagainya.

Di waktu sekarang do’a qunut Nazilah layak untuk dilakukan setiap kali shalat fardu atau shalat sunnah, paling tidak setiap shalat fardu, karena musibah sudah banyak terjadi di sekitar kita, termasuk musibah fitnah dalam Islam, sekarang ini banyak orang bodoh dalam Islam yang berani mengajarkan dan mengaku dari ajaran Islam padahal itu bukan ajaran Islam.

Dengan demikian dalam shalat Subuh, do’a Qunut (umum) sebelum diakhiri dengan sholawatnya ia bisa dirangkaikan dengan do’a qunut Nazilah-nya.


Do’a Qunut (Umum)

أَللَّـهُمَّ اهْدِناَ فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعاَفِناَ فِيْمَنْ عاَفَيْتَ وَتَوَلَّناَ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَباَرِكْ لَناَ فِيْماَ أَعْطَيْتَ وَقِناَ بِرَحْمَتِكَ شَرَّ ماَقَضَيْتَ , فَإِنَّكَ تَقْضِى وَلاَيُقْضَى عَلَيْكَ وَإِنَّهُ لاَيَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَيَعِزُّ مَنْ عاَدَيْتَ تَباَرَكْتَ رَبَّناَ وَتَعاَلَيْتَ فَلَكَ الحَمْدُ عَلَى ماَقَضَيْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ , وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الأُمِيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Artinya :
“Ya Allah, berilah kami petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk, berilah kami kesehatan seperti orang-orang yang Engkau beri kesehatan, pimpinlah kami bersama-sama dengan orang-orang yang Engkau pimpin, berilah keberkahan pada segala sesuatu yang Engkau berikan kepada kami, lindungilah kami dari kejahatan yang Engkau tentukan, karena sesungguhnya Engkau yang menentukan dan tidak ada yang melebihi ketentuan Engkau, sesungguhnya tidak akan hina orang-orang yang Engkau beri kemuliaan, tidak akan mulia orang-orang yang Engkau musuhi, maha berkah Engkau, maha luhur Engkau, segala puji bagai Engkau, atas apa yang Engkau tentukan, aku memohon ampunan dan kembali kepada Engkau, semoga Allah memberi rahmat, berkah dan salam kepada Nabi Muhammad berserta keluarga dan sahabatnya semua, amien”.

Catatan ;
Kalimat sanjungan yaitu mulai dari Fainnaka Taqdi sampai dengan Wa Atuubu Ilaek dalam shalat berjama’ah tidak diamini oleh makmum, akan tetapi dibaca masing-masing saja.

Do’a Qunut singkat
Do’a Qunut intinya ialah memohon dan memuji Allah Swt, dengan demikian boleh saja jika ingin menyingkat do’a tersebut diantaranya dengan kalimat do’a berikut ;

أَللَّـهُمَّ اغْفِرْ لَناَ ياَغَفُوْرُ وَرْحَمْناَ ياَرَحِيْمُ
Artinya :
Ya Allah ampunilah kami Wahai Yang maha Pengampun, dan kasihilah kami wahai yang maha Pengasih

Do’a Qunut Nazilah
Qunut Nazilah intinya memohon perlindungan dari berbagai macam musibah dengan demikian sebutkanlah memohon perlindungan tersebut terutama musibah-musibah yang terjadi di sekitar anda, contoh Qunut Nazilah diantaranya ;

أَللَّـهُمَّ اكْشِفْ عَنّاَ وَعَنْ جَمِيْعِ المُسْلِمِيْنَ ماَلاَيَكِشِفُهُ غَيْرُكَ أَللَّـهُمَّ اصْرِفْ عَنّاَ وَعَنْ جَمِيْعِ المُسْلِمِيْنَ ماَلاَيَشْرِفُهُ غَيْرُكَ أَللَّـهُمَّ ادْفَعْ عَنّاَ وَعَنْ جَمِيْعِ المُسْلِمِيْنَ ماَلاَيَدْفَعُهُ غَيْرُكَ مِنَ البَلاَءِ وَالوَباَءِ وَالغَلاَءِ وَالطَّاعُوْنِ وَالفِتَنِ وَالمِحَنِ وَالفَشْلِِ وَالهُمُوْمِ وَالغُمُوْمِ وَالخَزَنِ وَشَداَئِدَ وَشَرِّ الأَعْداَءِ وَشَرِّ المُبْتَدِعَةِ وَالحاَسِدِيْنَ
Artinya :
Ya Allah jagalah kami dan semua kaum muslimin dari sesuatu yang tidak dapat menjaganya kecuali Engkau, Ya Allah awasilah kami dan semua kaum muslimin dari sesuatu yang tidak dapat mengawasinya kecuali Engkau, Ya Allah lindungilah kami dan semua kaum muslimin dari sesuatu yang tidak dapat melindungi kecuali Engkau, yaitu dari segala bencana, dari segala musibah, dari segala himpitan ekonomi seperti mahalnya barang kebutuhan, dari segala penyakit seperti Tho’un, dari segala fitnah seperti kejadian buruk dalam agama, dari segala malapetaka dohir dan batin, dari segala musibah kegalalan menggapai harapan, dari segala keresahan, dari segala kesulitan, dari segala kesedihan dan penyesalan, dari segala kesusahan dari segala kejahatan musuh, dari segala kejahatan orang-orang yang memperbaharui agama dan juga dari segala kejahatan dan tipu daya orang-orang yang hasud.

Catatan ;
Saat berdo’a termasuk di saat do’a qunut yang isinya memohon berlindung dari segala musibah, hendaknya mengangkatkan kedua tangan dengan posisi punggung tangan berada di bagian atas, selain dari do’a semacam itu telapak tangan tetap berada di bagian atas, ini sama halnya dengan membaca do’a di luar shalat, ingat !, setelah qunut tidak dianjurkan mengusap muka.


Allah Mengetahui Segalanya
By Kang Dae

HIKMAH DI BALIK QURBAN

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
وَالبُدْنَ جَعَلْنَاهَا لَكُمْ مِنْ شَعَائِرِ اللهِ لَكُمْ فِيْهَا خَيْرٌ فَاذْكُرُوا اسْمَ اللهِ عَلَيْهَا صَوَافَّ
فَإِذَا وَجَبَتْ جُنُوبُهَا فَكُلُوْا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا القَانِعَ وَالمُعْتَرَّ كَذَلِكَ سَخَّرْنَاهَا لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebahagian dari syi'ar Allah, kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya, Maka sebutlah olehmu nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam Keadaan berdiri (dan telah terikat). kemudian apabila telah roboh (mati), Maka makanlah sebahagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami telah menundukkan unta-unta itu kepada kamu, Mudah-mudahan kamu bersyukur. (QS. Al-Hajj 36)

Ayat tersebut ialah dalil diberlakukannya ibadah qurban dalam istilah agama dinamakan udhiyyah. Udhiyyah menurut agama ialah nama hewan qurban sebagai bentuk ibadah kepada Allah, dilakukan pada hari raya idul adha atau tiga hari tasyriq.

Menurut pendapat masyhur para Ulama ibadah qurban ini hukmnya sunnah muakkad dan merupakan Syi’ar agama, oleh karenanya seorang yang mampu selayaknya menjaga ibadah qurban ini, bahkan sebagian Ulama menyatakan bahwa ibadah qurban itu wajib diantaranya Imam Malik.

Diantara dalil hadits tentang qurban diantaranya ;

إِذَا رَأَيْتُمْ هِلاَلَ ذِى الحِجَّةِ وَأَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ يُضَحِّىَ فَلْيُمْسِكْ عَنْ شَعْرِهِ وَأَظْفَارِه

“Jika klian melihat hilal dzilhijjah dan hendak berqurban maka tahanlah dulu rambut dan kukunya”. (HR. Muslim)

ماَ عَمِلَ ابْنُ آَدَمَ يَوْمَ النَّحْرِ أَحَبُّ إِلىَ اللهِ مِنْ إِهْرَاقِهِ دَماً وَإِنَّهاَ لَتَأْتِيْ يَوْمَ القِياَمَةِ بِقُرُوْنِهاَ وَأَظْلاَفِهاَ وَإِنَّ الدَّمَ يَقَعُ مِنَ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ بِمَكاَنٍ قَبْلَ أَنْ يَقَعَ بِالأَرْضِ فَطَيِّبُوْا بِهاَ نَفْساً

“Tidak ada perbuatan yang paling disukai Allah pada Hari Raya Haji selain berkurban, sesungguhnya orang yang berkurban dengan tulus, akan datang pada hari qiyamah dengan berkendara hewan kurbannya dengan tanduk dan badannya itu (melangkah menuju sorga) sesungguhnya darah kurban yang mengalir itu akan lebih cepat sampai kepada Allah daripada (darah itu), jatuh ke bumi. Maka, sucikanlah dirimu dengan berkurban”. (HR. Turmudzi dan Ibnu Majah)

Dalam hadits lain disebutkan ;

عَظِّمُوْا ضَحاَيَكُمْ فَإِنَّهاَ عَلَى الصِّراَطِ مَطاَياَكُمْ

“Carilah hewan yang besar yang layak disembelih untuk kurban, karena hewan kurban itu akan menjadi kendaraan yang dikaruniakan kepada kalian pada saat melewati jembatan Shirotol Mustaqim”. (HR. Turmudzi dan Ibnu Majah)

Dalam penjelasan lain, riwayat dari dari Ali ra. ;

مَنْ خَرَجَ مِنْ بَيْتِهِ إِلىَ شِراَءِ الأُضْحِيَّةِ كاَنَ لَهُ بِكُلِّ خَطْوَةٍ عَشْرُ حَسَناَتٍ وَمَحاَ عَنْهُ عَشْرُ سَيِّئاَتٍ وَرَفَعَ لَهُ عَشْرُ دَرَجاَتٍ

Barangsiapa keluar dari rumah bergegas untuk membeli hewan qurban, maka setiap langkahnya di balas dengan sepuluh kali kebaikan, di hapus sepuluh macam kesalahan serta akan dinaikkan kedudukan dan martabatnya 10 (sepuluh) kali lipat. Bukan itu saja, Bahkan ..

وَإِذاَ تَكَلَّمَ فىِ شِراَئِهاَ كاَنَ كَلاَمُهُ تَسْبِيْحاً وَإِذاَ نَقَدَ ثَمَنَهاَ كاَنَ لَهُ بِكُلِّ دِرْهَمٍ سَبْعُمِائَةِ حَسَنَةٍ وَإِذاَ طَرَحَهاَ عَلَى الأَرْضِ يُرِيْدُ دَبْحَهاَ اسْتَغْفَرَ لَهُ كُلُّ خَلْقٍ مِنْ مَوْضِعِهاَ إِلىَ الأَرْضِ السَّابِعَةِ وَإِذاَ أَهْرَقَ دَمَّهاَ خَلَقَ اللهُ بِكُلِّ قَطْرَةٍ مِنْ دَمِّهاَ عَشْرَةٌ مِنَ المَلاَئِكَةِ يَسْتَغْفِرُوْنَ لَهُ إِلىَ يَوْمِ القِياَمَةِ وَإِذاَ قَسَمَ لَحْمَهاَ كاَنَ لَهُ بِكُلِّ لُقْمَةٍ مِثْلَ عِتْقِ رَقَبَةٍ مِنْ وَلَدِ إِسْمَعِيْلَ عَلَيْهِ الصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ

Apabila ia menawar hewan qurban maka tawar menawar itu sama halnya dengan membaca tasbih, apabila terjadi membeli hewan qurban maka satu perak yang dia keluarkan akan di balas Allah SWT 700 kali lipat kebaikan, apabila hewan qurbannya dibaringkan untuk disembelih maka setiap makhluk di sekitar tempat sembelih sampai ke tujuh lapis bumi bagian bawah akan memohon ampunan untuknya, apabila darah hewan qurbannya menetes maka dari tetesan darah itu Allah menciptakan 10 malaikat yang memohon ampunan untuknya sampai qiyamah, dan apabila daging qurbannya dibagikan maka setiap suap daging akan mendapat pahala sama dengan membebaskan budak dari keturunan Ismail AS.

Di tengah krisis global, bahkan multidimensional, melalui ritual kurban umat Muslim sudah selayaknya bersikap optimistis akan janji Allah Swt. Yakni, bahwa Allah akan memberikan kemenangan dan kemudahan, apabila melaksanakan kurban. Juga Allah akan memenuhi janjiNya mendapatkan keberkahan dalam hidup kepada hamba-hamba Nya yang sabar, taat dan ikhlas berkurban.

Allah mengetahui segalanya.

By Ahmad Daerobiy

Wednesday, August 7, 2013

KETIKA SEDEKAH ANGKAT BICARA


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
وعن علي بن أبي طالب رضي الله عنه عن النبي عليه السلام إن الصدقة إذا خرجت من يد صاحبها قبل أن تدخل في يد السائل تتكلم بخمس كلمات ‏أولاها تقول كنت قليلة فكثرتني وكنت صغيرة فكبرتني وكنت عدواً فأحببتني وكنت فانياً فأبقيتني وكنت محروساً الآن صرت حارسك


=======
Diterima dari Ali bin Abi Thalib RA, diterima dari Nabi Muhammad SAW : Sesungguhnya sedekah itu apabila dikeluarkan dari tangan si pemiliknya sebelum sampai pada tangan si penerimanya maka sedekah itu angkat bicara dengan lima pernyataan :
  1.  Aku ini hanya bernilai sedikit namun ketika engkau sedekahkan maka aku menjadi bernilai banyak
  2.  Aku ini hanya berjumlah sedikit namun ketika engkau sedekahkan maka aku menjadi berjumlah besar
  3.  Aku ini sebetulnya akan menjadi musuh pengadilanmu namun ketika engkau sedekahkan maka engkau mendamaikan aku
  4. Aku ini suatu saat akan binasa hancur menjadi debu namun ketika engkau sedekahkan maka engkau membuatku kekal abadi
  5. Aku ini harus di jaga dan di pelihara namun di saat engkau sedekahkan maka aku yang balik akan menjagamu

Karena setiap harta yang disedekahkan sekalipun kecil maka ia akan menjadi banyak dan besar, ia tidak akan menuntut pertanggungan jawab, karena setiap harta yang di miliki akan meminta tanggung jawabnya di meja pengadilan akhirat di dapat darimana dan keu belanjakan untuk apa? Bahkan harta sedekah itu menjadi kekal abadi dan balik akan menjaga pemiliknya... Subhanallah Sahabatku.., Bersedekahlah..!! Walaupun hanya dengan sepotong kecil buah kurma, karena sedekah sekecil itu bisa melindungi-mu dari panasnya api neraka, apalagi sedekah seloyang martabak..

Jika Gemar sedekah, silahkan kirimkan ke Majelis Ababul Hija Melalui:
1. BCA Rek. 869.063.4946 a/n Ahmad Daeroby
2. MANDIRI Rek. 132.00.1169.6771 a/n Habibah
3. BRI Rek. 4089.01.000.286.503 a/n Habibah

 
Alamat MAJELIS DZIKIR ARBABUL HIJA :
Jl. Raya Jakarta-Bogor km 45, Kelurahan Cibinong Rt. 04/11 Kecamatan Cibinong, Gang Jembatan Barokah - Jawa Barat Indonesia

 Phone +62-896.0997.0258

 By Kang Dae

TEKNIS SHALAT LEBARAN

Kami bertiga Mengucapkan
Selamat hari Raya Idul Fitri 1434 H
Mohon Maaf Lahir dan Batin
Minal Aidzin Wal-Faidzin..
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
أَللهُ أَكْبَرُ (9×) لآ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ , أَللهُ أَكْبَرُ وَِللهِ الحَمْدُ ؛ الحَمْدُ ِللهِ الَّذِى اتَّصَفَ بِالكَماَلاَتْ , وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ الَّذِى أُيِّدَ بِالمُعْجِزَاتْ , وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ الَّذِيْنَ فَعَلُوْا الحَسَناَتِ وَاجْتَنِبُوْا المُنْكَراَتْ , وَبَعْدُ ؛

فَياَأَيُّهاَالنَّاسُ اتَّقُوْا اللهَ وَتُزَكُّوْا أَنْفُسَكُمْ ِلأَنَّهُ قَدْ أَفْلَحَ مَنْ تَزَكَّى يَعْنِى مَنْ تَرَكَ المَيْلَ إِلىَ الظُّلْمَةِ ؛ قاَلَ اللهُ تَعاَلىَ فىِ القُرْآنِ الكَرِيْمِ , أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطاَنِ الرَّجِيْمِ , قَدْ أَفْلَحَ مَنْ تَزَكَّى , وَذَكَرَ اسْمَ رَبِّهِ فَصَلَّى , بَلْ تُؤْثِرُوْنَ الحَياَةَ الدُّنْياَ وَالآخِرَةُ خَيْرُ وَأَبْقَى , إِنَّ هَذاَ لأَفىِ الصُّحُفِ الأُوْلىَ صُحُفِ إِبْرَاهِيْمَ وَمُوْسَى ؛


Segala puji adalah milik Allah, hanya kepada-Nya layak kita dipanjatkan. Pada pagi hari yang cerah ini kita semua berkumpul di mesjid untuk melaksanakan shalat sunnah idul-Fitri, hari yang istimewa, ini semua karena kehendak Allah. 

Pada hari ini, Allah membuat kita, bakan semua ummat manusia merayakan suka cita, riang dan gembira baik yang telah mendapat keuntungan, keberkahan ataupun berbagai macam hidangan makanan dan pakaian baru.Pada hari ini, Allah yang mengharuskan kita berbuka dari puasa Ramadhan, satu bulan. Pada hari ini, Allah menjamu makanan terhadap semua insan. Pada hari ini, Allah juga memerintahkan kita untuk berdandan, berhias, serta mengenakan pakaian yang bagus atau baru, itu karena semata-mata Allah Swt ingin membahagiakan umat manusia.

Sholawat dan Salam semoga terlimpah kepada Baginda Muhammad Saw, Pembawa kedamaian di seluruh kehidupan. Semoga juga terlimpah kepada keluarga, para sahabat, serta seluruh umat manusia, yang senantiasa mengikuti jejak langkah mereka mengamalkan agama, manusia yang selalu patuh dan taat aturan agama.
 

Shalat hari raya Idul Fitri adalah shalat sunnah muakkad, Idul Fitri dilakukan berjama’ah pada tanggal 1 Syawal, boleh juga dilakukan sendiri akan tetapi tanpa ada khutbah. Waktu melaksanakan kedua shalat ini adalah dari semenjak matahari terbit sekitar pukul 07.00 Wib sampai dengan matahari tergelincir sekitar pukul 11.45 Wib Jumlah raka’at pada kedua shalat sunnah ini adalah 2 raka’at, pada raka’at pertama setelah do’a Iftitah melakukan 7 kali takbir selain dari takbiratul-Ikhram, kemudian pada raka’at kedua 5 kali takbir selain takbir bangkit untuk berdiri.

Takbir diiringi angkat tangan seperti halnya Takbiratul-Ikhram, antara takbir diselingi membaca tasbih, yaitu ;

سُبْحاَنَ اللهِ وَالحَمْدُ ِللهِ وَلآ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
“Maha suci Allah, Segala puji bagi Allah, Tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha besar”.

Waktu takbir pada hari raya Idul Fitri yang disunnahkan adalah dari terbenam Matahari malam Ied sampai dengan Imam masuk dalam shalat Ied.

Niat shalat Idul Fitri ;

أُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ القِبْلَةِ مَاْمُوْماً/إِماَماً أَداَءً ِللهِ تَعاَلىَ
“Saya shalat sunnah Idul fitri dua raka’at menghadap kiblat, makmum/Imam, tunai karena Allah”

Setelah mendirkan shalat Idul Fitri disunnahkan pula untuk mendirikan dua khutbah, dan dalam permulaan khutbah pertama membaca 9 kali takbir berturut-turut, dan pada permualaan khutbah kedua membaca 7 kali takbir, juga berturut-turut.

Kalimat Takbir Idul Fitri dan Idul Adha

أَللهُ أَكْبَرُ , أَللهُ أَكْبَرُ , أَللهُ أَكْبَرُ , لآ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ , أَللهُ أَكْبَرُ وَللهِ الحَمْدُ (3×)
Allah maha besar, Allah maha besar, Allah maha besar, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar, Allah maha besar dan bagi Allah segala pujian (3 x)

أَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْراً وَالحَمْدُ ِللهِ كَثِيْراً وَسُبْحاَنَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً , لآ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَلاَنَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْكَرِهَ الكاَفِرُوْنَ , لآ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهْ صَدَقَ وَعْدَهْ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَأَعَزَّ جُنْدَهْ وَهَزَمَ الأَحْزاَبَ وَحْدَهْ , لآ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ أَللهُ أَكْبَرُ وَللهِ الحَمْدُ
Artinya :
Allah maha besar nana gung, segala puji bagi Allah yang banyak, maha suci Allah pagi dan sore, tiada Tuhan selain Allah, kami tidak menyembah melainkan hanya kepadaNya, kami ikhlas karenaNya beragama, meski kami dibenci kaum kafir, tiada Tuhan selain Allah yang maha sendiri, maha benar janjiNya, Dia Yang menolong hambaNya, Yang memuliakan semua pengikutNya dan Dia Yang membinasakan semua penentangNya oleh diriNya sendiri, tiada Tuhan selain Allah, Allah maha besar, Allah maha besar dan bagi Allah segala pujian

By Kang Dae

KONSULTASI HUKUM ISLAM

KAJIAN HARI SABTU

KAJIAN HARI MINGGU

TADARUS MALAM RABU

SYARAH SAFINATUN-NAJA

SYARAH SAFINATUN-NAJA
TERJEMAH KASYIFATUS-SAJA SYARAH SAFINATUN-NAJA

WASPADAI BELAJAR TANPA GURU

WASPADAI BELAJAR TANPA GURU
Ketika mendapatkan ilmu agama Islam tanpa bimbingan guru Maka jelas gurunya syetan, bahkan kesesatan akan lebih terbuka lebar Waspadailah belajar agama Islam tanpa bimbingan guru. Nah, apakah anda punya guru? .. kunjungilah beliau…!! Apabila ingin mendapat ilmu manfaat dan terjaga dari kesesatan

SILSILAH GURU AHMAD DAEROBIY (KANG DAE)