Sunday, December 8, 2013

HAK SUAMI YANG MENJADI KEWAJIBAN ISTRI

بسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Haji Burhan & Ahmad Daerobiy
وَقَالَ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ (أَيّمَا امْرَأَةٍ مَاتَتْ وَزَوْجُهَا عَنْهَا رَاضٍ، دَخَلَتْ الجَنّةَ) أي مع السابقين أي مع إتيانها ببقية المأمورات وتجنب المنهيات , رواه الترمذي وابن ماجه والحاكم عن أم سلمة

Rasulullah Saw bersabda (Siapa saja istri yang meninggal sedang suami merestuinya maka ia akan mudah masuk sorga) Maksudnya masuk sorga bersama para pendahulu yang sudah masuk sorga, senantiasa menjalankan perintah agama dan menjauhi larangannya. HR Turmudzi, Ibnu Majah, Al-Hakim, dari Ummi Salamah.

وَقَالَ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ (إِذَا صَلَّتْ المَرْأَةُ خَمْسَهَا) أي المكتوبات الخمس (وَصَامَتْ شَهْرَهَا) أي رمضان غير أيام الحيض والنفاس إن كان (وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا) أي من وطء غير حليلها (وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا) أي في غير معصية (قِيْلَ لَهَا ادْخُلِيْ الجَنَّةَ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الجَنَّةِ شِئْتِ) وذلك للإكرام لها ؛ رواه الإمام أحمد

Rasulullah Saw bersabda (Apabila istri menjalakan shalat fardu yang lima waktu, berpuasa bulan Ramdhan) selain masa haid dan nifas (Menjaga farjinya) dari selain halal (taat pada suaminya) selama tidak ada unsur maksiat (Maka dikatakan padanya; “Masuklah kamu ke dalam sorga dari pintu mana saja kamu suka”) Demikian itu karena memuliakan istri tersebut. HR Imam Ahmad.

وَيَجِبُ عَلَى المَرْأَةِ دَوَامُ الحَيَاءِ مِنْ زَوْجِهَا وقلة المماراة له وَغَضُّ طَرْفِهَا بسكون الراء أي خفض عينها قُدَّامَهُ , وَالطَّاعَةُ أي لزوجها لأَمْرِه، وَالسُّكُوْتُ عِنْدَ كَلاَمِه، وَالقِيَامُ عِنْدَ قُدُوْمِهِ أي مجيئه من السفر وَخُرُوْجِهِ أي من المنزل، وإظهار الحب له عند القرب، وإظهار السر عند الرؤية له وَعَرْضُ نَفْسِهَا أي إظهارها لَهُ أي الزوج عِنْدَ إرادة النَّوْمِ، والتَعَطُّرُ أي طيب الرائحة له وَتَعَهُّدُهَا الفَمَ أي تجديد إصلاحه بِالمِسْكِ وَالطِّيْبِ ونظافة الثوب وَدَوَامُ الزِّيْنَةِ بِحَضْرَتِه، وَتَرْكُهَا أي الزينة عِنْدَ غَيْبَتِهِ

Adalah wajib kepada seorang istri untuk senantiasa merasa malu di hadapan suami, sehingga tidak berani menyangkal perkataan suami. Istri wajib memejamkan mata, maksudnya menundukkan pandangan saat berada di hadapan suami. Istri wajib taat akan perintah suami, selama bukan perbuatan maksiat. Istri wajib diam saat suami berbicara. Istri wajib berdiri untuk menyambut kedatangan suami misalnya dari pulang kerja, juga wajib berdiri untuk mengantarkan suami berangkat kerja. Istri wajib menampakkan rasa suka, manja dan romantic saat di dekat suami. Istri wajib menampakkan rasa suka di saat memandang suami. Istri wajib menawarkan diri kepada suami sebelum suami mau pergi tidur. Istri wajib memakai wangi-wangi kesenangan suami. Istri wajib membersihkan mulut, supaya tidak bau. Istri wajib selalu berdandan setiap kali berada di hadapan suami dan Istri wajib tidak berdandan saat ia tidak berada di hadapan suami.

وقال ابن عباس رضي الله عنهما، سمعت رسولَ الله صلى الله عليه وسلم يقول: لَوْ أَنَّ امْرَأَةً جَعَلَتْ لَيْلَهَا قِيَامًا وَنَهَارَهَا صِيَامًا وَدَعَاهَا زَوْجُهَا إِلىَ فِرَاشِهِ وَتَأَخَّرَتْ عَنْهُ سَاعَةً وَاحِدَةً جَاءَتْ يَوْمَ القِيَامَةِ تُسْحَبُ بِالسَّلاَسِلِ وَالأَغْلاَلِ مَعَ الشَّيَاطِيْنَ إِلىَ أَسْفَلِ السَّافِلِيْنَ

Ibnu Abbas berkata, Saya mendengar Rasulullah bersabda ; “Seandainya seorang istri menjadikan malamnya tahajud, siang harinya berpuasa, kemudian suaminya mengajaknya tidur bersama namun ia menundanya sesaat saja maka istri tersebut akan datang di hari qiyamah di gusur dengan rantai api dan di belenggu bersama syetan-syetan menuju jurang neraka paling dalam.”

وَقَالَ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ (أَيُّمَا امْرَأَةٍ سَأَلَتْ زَوْجَهَا الطَّلاَقَ مِنْ غَيْرِ مَا بَأْسٍ فَحَرَامٌ) أي ممنوع (عَلَيْهَا رَائِحَةُ الجَنَّةِ) رواه الإمام أحمد وأبو داود والترمذي وابن ماجه وابن حبان والحاكم عن ثوبان، عتيق رسول الله صلى الله عليه وسلم.

Rasulullah Saw bersabda (Siapa saja istri yang meminta talaq kepada suaminya tanpa ada kondisi terancam maka haram baginya untuk mencium wangi sorga. HR Ilam Ahmad, Abu Daud, Turmudzi, Ibnu Majah, Ibnu Hiban, Al-Hakim, dari Tsauban budak yang dibebaskan Rasulullah SAW

قال أبو بكر الصديق رضي الله عنه، سمعتُ رسولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يقول (إِذَا قَالَتْ المَرْأَةُ لِزَوْجِهَا طَلِّقْنِيْ جَاءَتْ يَوْمَ القِيَامَةِ وَوَجْهُهَا لاَ لَحْمَ فِيْهِ وَلِسَانُهَا خَارِجٌ مِنْ قَفَاهَا وَتُهْوَى إِلىَ قَعْرِ جَهَنَّمَ وَ إِنْ كَانَتْ تَصُوْمُ النَّهَارَ وَتَقُوْمُ اللَّيْلَ دَائِمًا)

Abu Bakar Sidiq berkata, Saya mendengar Rasulullah Saw bersabda (Apabila istri berkata kepada suaminya “Ceraikanlah aku!” maka ia akan datang di hari qiyamah mukanya tanpa daging, lidahnya menjulur tembus ke pundak sambil di gusur ke dasar neraka Jahannam, sekalipun ia rajin berpuasa dan rajin tahajud selama hidupnya).

Allah Mengetahui Segalanya
Pustaka : Uqudul-Lizein Syekh Nawawi


No comments:

Post a Comment

SAMPAIKAN KOMENTAR ATAU KONSULTASI ANDA DI SINI..OK

KONSULTASI HUKUM ISLAM

KAJIAN HARI SABTU

KAJIAN HARI MINGGU

TADARUS MALAM RABU

SYARAH SAFINATUN-NAJA

SYARAH SAFINATUN-NAJA
TERJEMAH KASYIFATUS-SAJA SYARAH SAFINATUN-NAJA

WASPADAI BELAJAR TANPA GURU

WASPADAI BELAJAR TANPA GURU
Ketika mendapatkan ilmu agama Islam tanpa bimbingan guru Maka jelas gurunya syetan, bahkan kesesatan akan lebih terbuka lebar Waspadailah belajar agama Islam tanpa bimbingan guru. Nah, apakah anda punya guru? .. kunjungilah beliau…!! Apabila ingin mendapat ilmu manfaat dan terjaga dari kesesatan

SILSILAH GURU AHMAD DAEROBIY (KANG DAE)