Friday, February 15, 2013

WANITA YANG PERNAH MENYUSUI RASUL SAW


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
أَوَّلُ مَنْ أَرْضَعَهُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنَ النِّسَاءِ أُمُّهُ آَمِنَةُ ثُمَّ ثُوَيْبَةُ الأَسْلَمِيَّةُ جَارِيَةُ أَبِيْ لَهْبٍ الَّتِيْ أَعْتَقَهَا حِيْنَ بَشَرَتْهُ بِوِلاَدَتِهِ أَيَّامًا قَبْلَ قُدُوْمِ حَلِيْمَةَ وَخَوْلَةَ بِنْتِ الأَزُوْرِ وَأُمُّ أَيْمَنِ وَامْرَأَةُ سَعْدِيَّةِ غَيْرَ حَلِيْمَةَ وَثَلاَثُ نِسْوَةٍ مِنَ العَوَاتِكِ وَأَكْثَرُهُنَّ إِرْضَاعًا لَهُ حَلِيْمَةُ بِنْتِ أَبِيْ ذُؤَيْبٍ السَّعْدِيَّةُ

Artinya :
Wanita pertama yang menyusui baginda Nabi Mhammad SAW ialah ibu beliau sendiri yaitu baginda Bunda Aminah. Kemudian berikutnya bunda Tsuaebah Al-Aslamiyah, seorang budak Abu Lahab yang kemudian dimerdekakan di saat Abu Lahab merasa senang akan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Bunda Tsuaebah menyusui baginda Nabi beberapa hari sebelum tiba para calon ibu susu diantaranya bunda Halimah, bunda Khaulah binti Azur, bunda Ummi Aeman dan seorang wanita yang sama dengan kabilah halimah Sa’diyah, juga tidak ketinggalan tiga calon ibu susu dari kabilah Al-‘Awatik. Dan bunda susu yang paling lama menyusui baginda Nabi Muhammad SAW ialah Bunda Halimah binti Abi Dzuaeb As-Sa’diyah.

Pustaka : Muhammad Rasulullah, Juz 1 hal. 23

Sahabat, Apabila anda mengakui sebagai umat baginda Nabi Muhammad SAW, bahkan mengaku kenal, idola, panutan dan beriman kepada beliau, selayaknya anda memiliki pengetahuan lebih banyak tentang beliau daripada pengetahuan tentang idola yang lain. Salah satu yang pantas kita tahu ialah biografi masa kecil beliau SAW. Yaitu pernah disusui beberapa wanita yang terpilih sebagaimana telah diuraikan di atas.

Berbahagialah para ibu yang bisa menyusui anak-anaknya dengan tulus ikhlas, karena susu yang keluar dari seorang ibu, kemudian di konsumsi oleh sang anak, dan anak tersebut menjadi anak yang baik dan soleh, dan menjadi calon peghuni sorga maka satu tetes air susu ibu akan menjadi saksi kebaikan sang ibu kepada anak tersebut, yang pada akhirnya sang ibu akan terbawa masuk sorga berkat kebaikan sang anak. Semoga anak-anak kita Allah jadikan anak yang baik dan soleh amien.

Khusus pada kaum ibu, saya sangat berpesan, mulai saat ini jangan ragu dan bersemangatlah untuk menyusui anak-anak dengan tulus ikhlas.. terlebih lagi untuk menyusui bapaknya gunakanlah semangat tahun 45.. hehehehe…

(Photo setelah peringatan Maulid Nabi SAW, Minggu 03 pebruari 2013)

By Ahmad Daerobiy
http://arbabulhija.blogspot.com

WASPADALAH..., MENDAPATKAN ILMU TANPA GURU

وَمِنْ كَلاَمِ أَبِيْ يَزِيْدْ البُسْطاَمِيْ قُدِّسَ سِرُّهُ ؛ مَنْ لَمْ يَكُنْ لَهُ شَيْخٌ فَشَيْخُهُ الشَّيْطاَنُ

Al-Imam Abu Yazid Al-Bustamiy quddisa sirruh menyatakan ; Barangsiapa tidak memiliki susunan guru dalam bimbingan agamanya, tidak ragu lagi niscaya gurunya syetan.

Tafsir Ruhul-Bayan, Juz 5 hal. 203 Makna tafsir QS.Al-Kahfi 60

Ketika tidak mendapatlan ilmu tanpa guru maka jelas dia gurunya syetan dan kesesatannya lebih terbuka lebar, maka waspadailah. Apakah anda punya guru agama? Datangilah beliau, jika anda ingin mendapatkan ilmunya dan bermanfaat..


Lihat LOKASI MAJELIS DZIKIR ARBABUL HIJA di peta yang lebih besar

NASKAH POPULER