Monday, October 1, 2012

ORANG PERTAMA MASUK SORGA

آَتِى بَابَ الجَنَّةِ يَوْمَ القِياَمَةِ فَأَسْتَفْتِحُ فَيَقُوْلُ الخاَزِنُ مَنْ أَنْتَ؟ فَأَقُوْلُ (مُحَمَّدٌ) فَيَقُوْلُ بِكَ أُمِرْتُ أَلاَّ أَفْتَحُ ِلأَحَدٍ قَبْلَكَ (رَواَهُ أَحْمَدُ عَنْ أَنَسٍ)
========
Aku mendatangi pintu sorga di hari qiyamah kelak, aku meminta untuk dibukakan. “Siapa kamu?”. Penjaga sorga bertanya. “Aku adalah Muhammad”. Jawabku. “Karenamu aku diperintahkan agar aku tidak membukakan sorga untuk siapapun sebelum kamu”. Penjaga sorga menjelaskan. (Hadits riwayat Ahmad, diterima dari Anas ra)

PENJELASAN
“Aku mendatangi pintu sorga di hari qiyamah kelak”. Sabda Nabi Muhammad SAW, Maksudnya saat itu Nabi Muhammad keluar dari Mauqif. Mauqif secara harfiyah artinya tempat berkumpul, dan Mauqif yang dimaksud disini ialah sebuah lapangan luas dimana semua manusia berkumpul di hari qiyamah, dari mauqif inilah semua manusia bertolak. Kemanakah mereka akan beranjak pergi, ke sorga ataukah ke neraka? Nabi Muhammad SAW keluar dari Mauqif melalui jalan mulia yang terhubung ke pintu sorga.

Setelah Nabi Muhammad SAW sampai di depan pintu sorga, Beliau mengetuk pintu sorga, meminta kepada penjaga sorga yaitu Malaikat Ridwan agar pintu sorga itu segera dibuka. Kemudian dari balik pintu sorga Malaikat Ridwan menyambutnya sambil bertanya ;

Malaikat Ridwan     “Siapa kamu?”.
Nabi Muhammad  “Aku Muhammad”. (Nabi Muhammad menjawabnya dengan nama Muhammad, padahal nama beliau sangat banyak, seperti Ahmad, Musthofa dan nama-nama lainnya, karena Nama Muhammad adalah nama khusus[1] diri beliau, sekalipun banyak manusia yang lain yang memiliki nama Muhammad).
Malaikat Ridwan    Karenamu aku diperintahkan agar aku tidak membukakan sorga untuk siapapun sebelum kamu”.
(At-Taisir Jami’ Shogir – Al-Hafidz Zaenuddin Abdurrauf Al-Manawiy)

Wal-hasil, berdasarkan hadits ini bahwa semua manusia tidak akan bisa masuk ke sorga terkecuali apabila Nabi Muhammad SAW terlebih dahulu sudah memasukinya. Karena Nabi Muhammad SAW adalah pelantara besar bagi semua ummat manusia untuk mendapatkan kebahagiaan dunia dan kebahagiaan akhirat. Tanpa keberadaan Nabi Muhammad SAW kita semua tidak akan berarti apa-apa. (Penyusun)

_______________
[1] Nama Muhammad dalam istilah Ilmu Nahwu disebut Isim ‘Alam artinya nama khusus. Muhammad artinya ialah yang terpuji, menurut ilmu mantiq disebut Nisbat Tasyakuk  yaitu nilai terpuji yang ada pada diri Nabi Muhammad jauh lebih mulia daripada nilai terpuji dari selain Nabi Muhammad. Dengan demikian, maka ketika disebutkan nama Muhammad, semua orang akan lebih tertuju kepada sosok Nabi Muhammad SAW.


KONSULTASI HUKUM ISLAM

KAJIAN HARI SABTU

KAJIAN HARI MINGGU

TADARUS MALAM RABU

SYARAH SAFINATUN-NAJA

SYARAH SAFINATUN-NAJA
TERJEMAH KASYIFATUS-SAJA SYARAH SAFINATUN-NAJA

WASPADAI BELAJAR TANPA GURU

WASPADAI BELAJAR TANPA GURU
Ketika mendapatkan ilmu agama Islam tanpa bimbingan guru Maka jelas gurunya syetan, bahkan kesesatan akan lebih terbuka lebar Waspadailah belajar agama Islam tanpa bimbingan guru. Nah, apakah anda punya guru? .. kunjungilah beliau…!! Apabila ingin mendapat ilmu manfaat dan terjaga dari kesesatan

SILSILAH GURU AHMAD DAEROBIY (KANG DAE)